ePort Container

container 6

Indonesia adalah negara maritim terbesar di asia tenggara, kondisi ini memberikan keuntungan bagi indonesia untuk memanfaatkan potensinya secara optimal agar dapat memberikan kontribusi yang besar pada negara dalam hal potensi kelautan dan transportasi. Berikut fakta tentang indonesia:

  • Negara maritim / kepulauan
  • Laut sebagai jalur utama distribusi
  • Pelabuhan yang tersebar disetiap pulau
  • Salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak

Untuk memanfaatkan potensi tersebut dibangunlah pelabuhan, pelabuhan adalah sarana yang menghubungkan jalur transportasi laut ke jalur transportasi darat/udara. Sebagai hub atau penghubung yang sangat strategis, tentunya pelabuhan perlu dilengkapi dengan prasarana yang lengkap dan dan didukung sumber daya manusia yang baik.

Secara umum ada dua jenis pelabuhan yaitu:

  • Pelabuhan curah
  • Pelabuhan non-curah (peti kemas)

Kita akan batasi lingkupnya untuk pelabuhan peti kemas, secara fungsi bisa dijabarkan sbb:

  • Transfer interface antara kapal pengangkut container dengan moda transportasi lain
  • Tempat penyimpanan sementara container
  • Menangani semua data yang berhubungan dengan status container

Agar dapat beroperasi, minimal sebuah pelabuhan peti kemas harus didukung:

  • Dengan peralatan handling container sesuai standar pelayanan internasional
  • Menyediakan lapangan penumpukan peti kemas yang memadai
  • Didukung sumber daya manusia yang handal
  • Dilengkapi dengan teknologi informasi dalam pengelolaan pelayanan container

Dengan meningkatnya export-import dan penggunaan sarana transportasi laut untuk mengirimkan barang, maka tantangan bagi pengelola pelabuhan peti kemas adalah sbb:

  • Peningkatan jumlah terminal container
  • Pembangunan terminal container baru
  • Konversi dari pelabuhan konvensional
  • Peningkatan produktivitas terminal container existing

Dan indikator untuk memantau produktivitas pelabuhan peti kemas antara lain:

  • Kecepatan proses bongkat muat
  • Box crane per hour (bch)
  • Box ship per hour (bsh)
  • Turn around time (tat)
  • Bert occupancy ration (bor)
  • Ketepatan / akurasi proses bongkar muat
  • Kesesuaian jumlah box container
  • Posisi container di cy (container yard)
  • Kehilangan container
  • Dan lain-lain

Semua indikator diatas terkaite dengan beberapa faktor dibawah ini:

  • Faktor kapal : berapa kapal yang masuk dan keluar
  • Faktor muatan : berapa kapasitas kontainer yang bisa ditampung di pelabuhan
  • Faktor dermaga : luas, fasilitas, kapasitas, dsb
  • Faktor sdm : pengalaman, pengetahuan, ketersediaan sdm untuk menunjang operasional pelabuhan
  • Faktor administrasi : proses yang ada apakah sudah optimal ?
  • Faktor alat : efektivitas dan efisiensi alat-alat yang digunakan
  • Faktor sop terminal container : apakah ada sop, apakah dijalankan dengan baik di lapangan
  • Faktor alam : kondisi lingkungan, iklim di sekitar pelabuhan
  • Faktor teknologi informasi : ketersediaan teknologi informasi untuk menunjang operasional pelabuhan

Ti memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan produktivitas pelabuhan peti kemas.eport container adalah salah satu produk yang menunjang sistem manajemen peti kemas. Walaupun indonesia negara maritim, tapi masih sedikit aplikasi yang tersedia untuk manajemen pelabuhan ini di indonesia. Banyak pelabuhan mengadopsi sistem dari luar, padahal belum tentu sesuai dengan situasi, kondisi dan aturan yang ada di indonesia.

Berikut adalah gambaran komparasi produk manajemen pelabuhan peti kemas lokal dan luar:

container 0

Karena sedikitnya pilihan aplikasi lokal maka ada kecenderungan monopoli, bagi pengelola pelabuhan ini bukan kondisi yang baik karena pilihan terbatas. Berikut adalah komparasi antara eport container dengan aplikasi manajemen pelabuhan peti kemas lokal :

container 1

Mengapa harus eport container ?

  • Teknologi full open source (free lisence)
  • Aplikasi berbasis web ( standard enterprise app)
  • Host-to-host multi bank
  • Monitoring tampilan grafis (kapal,cy,bay)
  • Pelayanan b/m cy-to-cy & port-to-port
  • Support pelayanan domestik & internasional
  • Tarif multi currency
  • Online booking kegiatan kapal
  • Online monitoring oleh pelanggan
  • Low cost, high performace

Berikut modul-modul yang terdapat dalam eport container:

container 3

Berikut adalah arsitektur teknologi eport container:

container 2

Untuk lebih jelasnya dapat menyimak slide dibawah ini:

Beberapa contoh tampilan aplikasi:

container 4 container 5

Informasi lebih lanjut mengenai penawaran dan product knowledge silakan hubungi kami di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

© Copyright 2017 PT. Gravicode Multinovative Plexindo. All Rights Reserved.

Explore

Reach Us

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.